Tampilkan postingan dengan label Napak Tilas Kiai Muzakki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Napak Tilas Kiai Muzakki. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Mei 2018

KH ACHMAD MUZAKKI SYAH [FAKTA ATAU MITOS KIAI MUZAKKI MENGGUNAKAN JUBAH HITAM]


Setiap hari Kiai Muzakki Hanya mengenakan Jubah Putih dan sarung. Sangat jarang menggunakan baju yang lain. Dan ketika mengenakan baju yang lain, ada yang mempercayai bahwa akan ada suatu kejadian di Pesantren Al-Qodiri.

Yang ditakuti santri Al_Qodiri adalah ketika Kiai Muzakki mengenakan Jubah Hitam, ada yang mempercayai bahwa itu pertanda akan ada yang meninggal atau kecelakaan atau musibah yang akan terjadi dalam waktu dekat di pesantren. Sehingga para santri oleh para pengurus pesantren, ketika kiai mengenakan Jubah Hitam, santri-santri diperingatkan untuk tidak keluar kemana-mana.

Itu mitos atau fakta tentang Jubah Hitam? wallahu a'lam. 

KH ACHMAD MUZAKKI SYAH [HASIL PENELITIAN DALAM BUKU NAPAK TILAS KEPEMIMPINAN KH ACHMAD MUZAKKI SYAH]


Hasil Penelitian dari saudara Drs. M. Walid, M.Pd.I, dalam sebuah buku karangannya yang berjudul NAPAK TILAS KEPEMIMPINAN KH ACHMAD MUZAKKI SYAH, ia mengatakan:

Tipe kepemimpinan KH. Achmad Muzakki Syah bersifat unik dan khas, selain sebagai pengasuh Pondok Pesantren Al-Qodiri 1 Jember, KH Achmad Muzakki Syah juga seorang pemimpin jamaah manaqib Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani RA dan jama'ah yang cukup banyak.

Dalam praktek kepemimpinannya, KH. Achmad Muzakki Syah mengedepankan cinta [hubb] dan barakah serta mengolaborasikan tipologi kepemimpinan Kharismatis dan Demokratis. Tipe Kepemimpinan Kharismatis ditonjolkan melalui uswah hasanah dan istiqomah dalam melakukan amalan-amalan doa dan dzikir dalam jama'ah manaqib Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani RA. Sedangkan sebagai kiai dengan tipe kepemimpinan demokratis, dalam prakteknya melalui pola shared leadership, yaitu pola kepemimpinan kolektif dalam bentuk yayasan pengurus pesantren dan kepala lembaga pendidikan formal. Disamping itu, untuk persoalan prinsip yang menyangkut visi dan misi pesantren KH. Achmad Muzakki Syah menerapkan tipe kepemimpinan otokratis.

Pengaruh kepemimpinan KH. Achmad Muzakki Syah dapat dilihat melalui hal-hal sebagai berikut:
a. Meningkatnya jumlah santri dari tahun ke tahun. Dari awal berdirinya, tahun 1976 sebanyak  9 santri dan dari tahun ketahun semakin bertambah. Demikian pula lembaga pendidikan formalnya dari mulai Taman Kanak-kanak, Sekolah dasar, madrasah tsanawiyah, madrasah Aliyah, bahkan sejak 2001 sudah berdiri Perguruan Tinggi dengan nama Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qodiri [STAIQOD] yang pada tahun 2018 ini insyaallah akan berubah menjadi Institut.

b. Pengaruh dikalangan masyarakat dapat dilihat dari masyarakat petani, pedagang, pejabat mulai bupati, gubernur bahkan sampai pada jajaran menteri dan Presiden datang ke pesantren Al-Qodiri dengan maksud yang beragam, mulai dari keinginan agar panennya sukses, bisnisnya berkembang. Semua dengan keyakinan yang mantap, bahwa melalui do'a dan dzikir pada manaqib Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani RA yang dipimpin oleh KH Achmad Muzakki Syah, Allah berkenan mengabulkan semua maksud dan cita-cita mereka.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kepemimpinan KH Achmad Muzakki Syah diantaranya adalah: faktor Istiqomah, faktor Asasul Khomsah, faktor cinta dan kesabaran, dan faktor keistimewaan atau karomah. 

Sabtu, 19 Mei 2018

NOMOR TELFON / HP PRIBADI KH ACHMAD MUZAKKI SYAH

Banyak sekali yang ingin meminta atau mencari nomor hp / telfon Kiai Muzakki, tapi kami benar-benar minta maaf. Kami tidak bisa memberikan. Dan memang kami juga tidak punya. Nomor Kiai Muzakki tidak banyak yang tahu. Sebab jika diberikan ke umum, mungkin tidak ada waktu untuk kiai istirahat. Sehingga kami tidak bisa memberikan nomor tersebut, dan untuk memintanya pun tak ada keberanian.

Masukan dari kami, jika memang anda ingin berbicara untuk menyampaikan keinginan anda lebih baik anda langsung datang ke Kiai Muzakki di ndalem beliau.

Kalau belum punya biaya bagaimana?
Jika belum punya biaya, setiap habis shalat maktubah, kirim fatihah yang dihadiahkan ke Kiai Muzakki dan Syaikh Abdul Qodir. semoga dengan itu keinginan anda dikabulkan dan anda punya kesempatan untuk datang ke pesantren Al-Qodiri.

Juga, kenapa kami tidak bisa memberikan nomor. Seringkali ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dengan cara mengatasnamakan Kiai Muzakki di hp / telpon. Dan kemudian minta dikirimi uang dll. padahal itu SEMUA ADALAH FITNAH. KIAI MUZAKKI TIDAK MUNGKIN MELAKUKAN ITU.

[mantan pengurus pesantren Al-Qodiri]

KH ACHMAD MUZAKKI SYAH [SYI'IR PADANG BULAN SANGAT DISUKAI OLEH KH ACHMAD MUZAKKI SYAH]

KH Achmad Muzakki Syah sangat senang dengan syi'r padang bulan. Syi'ir ini biasanya dibaca oleh salah satu santri putra dan diikuti oleh seluruh santri. sambil Kiai juga mengikuti syi'ir tersebut.

Syi'ir tersebut adalah sebagai berikut:

Allahumma sholli wa sallim ‘alaa
Sayyidinaa wa maulaa naa Muhammadin
‘Adadamaa fi ‘ilmilaahi sholatan
Daa imatan bidawaa mi mulkilaahi

Padang bulan, padange koyo rino.
Rembulane sing ngawe-awe
Ngelengake, ojo turu sore.
Kene tak critani, kanggo sebo mengko sore

Lamun wong tuwo keliru mimpine
Ngalamat bakal getun mburine
Wong tuwo loro, kundur ing ngarso pengeran
Anak putune, rame rame rebutan warisan

Wong tuwa loro, ing njero kubur anyandang susah
Sebab mirsani, putera puterine ora ngibadah
Kang den arep-arep, yoiku turune rahmat
Jebul kang teka – Jebul kang teka, nambahi fitnah

Iki dino, ojo lali lungo ngaji
Takon marang, Kyai Guru kang pinuji
Enggal siro, ora gampang kebujuk syetan
Insya Alloh, kito menang lan kabegjan

Jaman kepungkur, ono jaman jaman buntutan
Esuk-esuk, rame rame luru ramalan
Gambar kucing, dikira gambar macan
Bengi diputer – bengi diputer, metu wong edan

Kurang puas kurang puas, luru ramalan
Wong ora waras wong ora waras, dadi takonan
Kang ditakoni, ngguyu cekaka’an
Jebul kang takon – jebul kang takon, wis ketularan


***
bagi yang belum tahu nadanya , silahkan buka video youtube dibawah ini:



KH ACHMAD MUZAKKI SYAH [KEGIATAN ISTIQOMAH BERSAMA KH ACHMAD MUZAKKI SYAH SELAMA BULAN RAMADHAN]


KITA MULAI JAM 12 SIANG.

Azan dhuhur, dilanjutkan, pujian Ya Arhamarrohimin hingg kiai hadir. iqomah dan sholat dhuhur berjamaah yang dipimpin langsung oleh KH Achmad Muzakki Syah dan dilanjutkan dengan dzikir dan doa. Setelah itu dimulailah Manaqib yang dimulai dengan Hadiah Fatihah-Fatihah dan dilanjutkan Manaqib hingga selesai [kadang-kadang Kiai Muzakki memberikan secercah nasihat untuk memotivasi beribadah di bulan ramadhan, terutama fadilah mendapatkan lailatul qodar], setelah selesai, Kiai salaman dengan para santri dan Jama'ah yang dilanjutkan santri diajak pindah tempat ke ndalem Kiai untuk membaca Yasin Fadilah 3 kali yang diawali dengan Hadiah fatihah dan doa untuk orang islam sedunia dan juga memotivasi santri dan jamaah untuk selalu beribadah di bulan ramadhan secara singkat. Setelah acara selesai, semuanya keluar dari ndalem dan istirahat hingga menjelang asyar.

Dilanjutkan adzan asyar dan dilanjutkan shalat berjamaah dengan Kiai Muzakki atau putra-putra beliau yang siap mewakili menjadi imam dan dilanjutkan dengan shalat berjamaah asyar dan dzikir-dzikir.

Setelah Jamaah santri mengaji Kitab yang telah ditentukan oleh Pengurus Pesantren hingga jam lima kurang seperempat dilanjutkan santri dan jamaah yang ada, ke ndalem kiai untuk mengambil nasi piringan gratis untuk berbuka puasa. dan dilanjutkan shalat berjamaah shalat maghrib.

Dilanjutkan dengan para santri membaca Al-Qu'ran yang sebelumnya sudah didawuhi oleh Kiai agar para santri dan jama'ah termotivasi untuk mengkhatamkan Al-Qur'an minimal 1 kali khatam selama bulan ramadhan, kalau bisa tiga kali khatam atau lebih. Lebih banyak lebih baik untuk menyambut datangnya lailatul qodar. karena lailatul qodar itu datang hanya untuk orang-orang yang serius mengisi bulan ramadhan ini dengan penuh ibadah lillahi ta'ala. bukan yang lain.

Dilanjutkan Jamaah shalat isya' dan sekaligus jamaa'ah shalat tarawih yang dipimpin oleh Kiai hingga dua minggu dan setelah itu biasanya Kiai menyerahkan ke putra-putra dan menantu beliau.

Selesai shalat tarawah istirahat beberapa menit. kurang lebih 15 menit sambil salah satu santri mendangkan Syi'ir PADANG BULAN dan diikuti oleh seluruh santri dan jamaah dan dilanjutkan dengan Pengajian Tafsir Jalalain atau Tafsir Ibriz oleh KH Achmad Muzakki Syah hingga jam 9 malam.

Setelah itu para santri kembali ke wilayah masing-masing untuk menerima kembali pengajian kitab dari para Ustad-ustadzah hingga jam 10 malam. dan untuk para jamaah bisa leyeh-leyeh [santai] di depan masjid dan di kantin sambil ngobrol dan minum kopi dll hingga jam setengah 12 malam.

Setengah 12 malam sudah ramai orang-orang hadir memadati area halaman pesantren Al-Qodiri untuk persiapan manaqib malam bersama Kiai, shalat Lailatul Qodar dll.

Tepat Jam 12 malam, lantunan Ya Arhamarrohimin berkumandang di atas Masjid Walisongo dan para jamaah dan santri sibuk persiapan wudhu dll di kamar mandi.

sekitar 15 kemudian Kiai datang dan langsung berdiri seluruh jamaah dan santri yang dilanjutkan dengan:
1. Shalat Hajat
2. Shalat Lailatul Qodar
3. Dzikir Manaqib hingga kurang lebih Jam 2 dini hari

Selesai Manaqib seluruh santri kembali ke wilayah untuk persiapan santap sahur. dan para jamaah dari luar menuju ke ndalem Kiai untuk santap sahur yang telah disiapkan khusus untuk jamaah. dan ini gratis tanpa biaya.

Setelah itu santri-santri dan para jamaah kembali ke masjid untuk mengaji Al-Qur'an hingga adzan Subuh. Azan subuh Jama'ah yang dipimpin oleh Kiai dan dilanjutkan pengajian Kitab Kuning oleh KH Umar Syaifuddin,SE,S.Pd.MM hingga menjelang jam 6 pagi.

Jam 6 pagi santri-santri yang sekolah persiapan berangkat sekolah, dan yang lain, yang tidak punya kewajiban sekolah pagi, ada yang istirahat [tidur], ada yang ngaji Al-Qur'an dan juga ada yang mencuci baju dll. hingga menjelang adzan dhuhur.

Itulah Gambaran sekilas tentang Kegiatan Istiqomah bersama Kiai Muzakki selama bulan Ramadhan.

Anda ingin membuktikannya? silahkan datang ke pesantren Al-Qodiri 1 Jember.

Wallahu a'lam. 

KH ACHMAD MUZAKKI SYAH [SURAT-SURAT AL-QUR'AN PILIHAN YANG BIASA DIBACA KH ACHMAD MUZAKKI SYAH KETIKA MEMIMPIN SHALAT BERJAMAAH]

1. Surat Tha-Ha Ayat 124-127

124. "But whosoever turns away from My Message, Verily for Him is a life narrowed down, and we shall raise Him up blind on the Day of Judgment."
125. He will say: "O My Lord! why hast Thou raised me up blind, while I had sight (before)?"
126. ((Allah)) will say: "Thus Didst thou, when Our Signs came unto thee, disregard them: so wilt thou, This Day, be disregarded."
127. and Thus do we recompense Him who transgresses beyond bounds and believes not In the sings of His Lord: and the penalty of the Hereafter is far more grievous and more enduring.


2. Surat Al-Kahfi ayat 109-110
109. say: "If the ocean were ink (wherewith to write the words of My Lord, sooner would the ocean be exhausted than would the of My Lord, Even if we added another ocean like it, for its aid."

110. say: "I am but a man like yourselves, (but) the has come to me, that your Allah is one Allah. Whoever expects to His Lord, let Him work righteousness, And, In the worship of His Lord, no one As partner.


3. Surat Al-Kahfi ayat 28

28. and keep Thy soul content with those who call on Lord morning and evening, seeking His Face; and let not Thine eyes pass them, seeking the pomp and glitter of This life; no obey any whose heart have Permitted to neglect the remembrance of us, one who follows His own whose case has gone beyond all bounds.


4. Surat Al-Anfal ayat 1-4

1. They ask Thee concerning (things taken as) spoils of war. say: "(such) spoils are at the disposal of Allah and the Messenger. so fear Allah, and keep straight the relations between yourselves: obey Allah and His Messenger, if ye do believe."

2. For, believers are those who, when Allah is mentioned, feel a tremor In their hearts, and when They Hear His Signs rehearsed, find their Faith strengthened, and put (all) their trust In their Lord;
3. who establish regular prayers and spend (freely) out of the gifts we have given them for sustenance:
4. such In truth are the believers: They have grades of dignity with their Lord, and forgiveness, and generous sustenance:


 Bersambung kapan kapan

KH ACHMAD MUZAKKI SYAH [BERBAGI KEPADA SESAMA LEBIH-LEBIH KETIKA HARI JUM'AT DAN BULAN RAMADHAN]

Kiai Muzakki terkenal sejak dulu tentang kelomanannya [kedermawanannya] kepada sesama. Dan yang paling mencolok adalah ketika Hari Jum'at dan 1 Malam di bulan Ramadhan.

Ketika Hari Jum'at, setelah shalat jum'at kiai salaman dengan santri-santri dan orang-orang sekitar pesantren yang ikut shalat jum'at. dan disinilah kiai bersedekah uang, mulai dari 5rb hingga 20rb.

Kabanyakan yang dapat uang ini adalah orang-orang sekitar pesantren yang ikut shalat jum'at. dan juga kadang-kadang tidak sedikit santri yang juga mendapat uang dari beliau. kendati hanya 5rb rupiah. bahkan oleh santri setelah dapat, tidak dibelikan apapun, tapi disimpan dibuat jimat. hehehe. saya juga pernah dapat dan saya buat jimat.

Dan ketika bulan ramadhan, biasanya dipertengahan bulan ramadhan, kiai keluar pesantren dan berkeliling mencari musholla-musholla dan kemudian masuk dan berbagi uang 10rb an. dan itu dilakukan tak hanya di 1 musholla, tapi banyak musholla.

Ini adalah video yang diunggah oleh salah satu youtuber yang sudah saya screen shoot.
Anda ingin menonton videonya? silahkan buka di youtube ya. ok!
dan semoga setelah anda menonton videonya, anda akan termotivasi untuk bersedekah juga. aminnn.

KH ACHMAD MUZAKKI SYAH [ISTIQOMAH MEMIMPIN DALAM MEMBACA YASIN FADHILAH SELAMA BULAN RAMADHAN]


Foto diambil oleh Saudar Rizki Zaed Santri Al-Qodiri

Kiai Muzakki sudah sejak lama terkenal dengan keistiqomahan beliau. [baca: Mutiara ditengah Samudra, LKis 2007]. Baik itu shalatnya maupun ibadah yang lain. Salah satu dari keistiqomahan beliau adalah selalu mengajak dan memimpin sendiri membaca Surat Yasin Fadhilah selama bulan Ramadhan. Meski kadang-kadang ketika beliau sibuk, digantikan putranya yang memimpin.

Yang belum tahu tentang Yasin Fadilah, silahkan ke pasar dan cari toko kitab, insyaallah disana menyediakan Yasin Fadilah.

Yasin Fadilah ini dibaca setelah shalat Dzuhur dan kemudian Manaqib hingga jam setengah dua siang pada bulan ramadhan, dan kemudian kiai Muzakki mengajak anak-anak santri untuk pindah ke ndalem beliau, dan kemudian membaca Yasin Fadilah 3x. Jika ada yang tidak kuat, bisa 1 kali dan dilanjut di kamar masing-masing sampai 3x.
Foto diambil oleh Saudar Rizki Zaed Santri Al-Qodiri

Foto diambil oleh Saudar Rizki Zaed Santri Al-Qodiri

Foto diambil oleh Saudar Rizki Zaed Santri Al-Qodiri


Anak santri Al-Qodiri pasti tahu itu. Anda berminat ikut acara ini? silahkan datang ke pesantren Al-Qodiri dan buktikan. Insyaallah menarik. Semoga bermanfaat. Wallahu a'lam.

KH ACHMAD MUZAKKI SYAH [SURAT AL-QUR'AN YANG SERING DIBACA BELIAU KETIKA SHALAT MALAM DI AL-QODIRI]

Abuya KH Achmad Muzakki Syah hampir setiap malam selalu menjadi Imam untuk santri-santri ketika shalat malam jam 12.

Hal ini sudah menjadi istiqomah Beliau. Dawuh beliau, Pesantren Al-Qodiri itu ada kerena Shalat malam dan Manaqib ini. Sehingga sesibuk apapun, jam 12 malam tepat harus ada Shalat malam dan Manaqib di PP. Al-Qodiri. Jika tidak ada saya , biar putra-putra saya, dan jika tidak ada putra-putra saya, biarkan pengurus dll. kata beliau.

Dan ketika shalat malam beliau mempunyai bacaan surat Al-Qur'an yang menjadi ciri khas, karena memang seringkali beliau baca ketika menjadi imam shalat malam jam 12 tersebut.

Surat yang dibaca tersebut adalah Surat Al-Isra' ayat 78-82. Untuk teksnya adalah sebagai berikut:
Kendati tidak selalu, tapi seringkali kiai membaca surat ini. Jadi mungkin dari pembaca ada yang mau meniru? Insyaallah bagus jika anda meniru. Insyallah. 

KH ACHMAD MUZAKKI SYAH [KELILING PESANTREN HAMPIR TIAP MALAM]


Kiai Muzakki hampir setiap malam selalu menghadiri undangan Manaqib Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani RA. Baik itu ke arah timur [Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan bahkan Bali], juga ke barat [Lumajang, Probolinggo, Pasuruan, Surabaya, Blitar, dan bahkan Jogjakarta dan Jakarta], juga kadang-kadang ke Sumatra.

Namun Saya merasa malu sebagai pengurus pesantren, saya malu kenapa saya sulit mengikuti tindak lampah kiai. Padahal kiai Muzakki selalu pengajian tiap malam dan pulang biasanya jam 1 atau jam 2 pagi. Setelah itu istirahat sebentar dan kemudian keliling pesantren. Ke belakang pesantren, keliling untuk melihat air. Karena seringkali air dari sungai tidak mengalir hingga pesantren. Dan jika hal itu terjadi, maka santri putra dan putri tak bisa mandi dan wudhu ketika subuh. Lebih-lebih santri putri. karena santri putri lebih banyak daripada santri putra dan santri putri tak mudah untuk keluar pesantren, sangat rawan jika sampai tak ada air.

Saya malu sebagai pengurus pesantren, seharusnya saya yang keliling dasn melihat kondisi air dll di pesantren, tapi kenapa harus kiai. Padahal kiai sudah lelah datang dari pengajian. Namun entahlah, sangat sulit bagi saya untuk meniru beliau. Ada keinginan, namun ketika jam sudah menunjukkan jam 1 atau jam 2, rasanya badan ini berat sekali untuk diajak keluar. hmmm, enakan di kamar dengan selimut.

Semoga Kiai Muzakki panjang umur. Itu kisah yang bisa saya ceritakan kepada pembaca sekalian. Ini nyata bukan hanya kisah dongeng.
Oleh : Santri Al-Qodiri [Kaca Piring Gebang Tengah 19 05 2018